Abstract :
Hipertensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah meningkat diatas
batas normal yaitu tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan diastolik
melebihi 90 mmHg. Penyakit hipertensi yang tidak terkendali akan berujung
pada penyakit mikrovaskuler sehingga pada akhirnya akan memicu terjadinya
iskemia jaringan dan secara teoritis dapat meningkatkan kadar asam urat. Tujuan
dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada korelasi antara
peningkatan kadar asam urat dengan kejadian hipertensi di RSU Anna Medika
Madura.
Jenis penelitian yaitu eksperimen laboratorium dengan desain cross
sectional. Populasinya adalah pasien hipertensi di RSU Anna Medika Madura
dengan jumlah sampel sebanyak 27 sampel. Tekhnik pengambilan sampel yaitu
purposive sampling. Pemeriksaan kadar asam urat menggunakan metode
enzymatic uricase. Data dianalisis menggunakan uji korelasi rank-Spearman
Hasil penelitian diperoleh dari 27 responden terdapat 5 responden
(18,6%) memiliki hipertensi stage 1 dan 22 responden (81,4% ) memiiki
hipertensi stage 2. Hasil pemeriksaan kadar asam urat diperoleh rata- rata 8,6
mg/dl. 7 responden (26%) memiliki kadar asam urat normal dan 20 responden
(74 %) memiliki kadar asam urat tinggi. Sehingga kesimpulan yang diperoleh
semakin tinggi tekanan darah responden maka kadar asam urat akan semakin
meningkat.
Analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman diperoleh hasil
yang menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan dengan arah korelasi searah
antara peningkatan kadar asam urat dengan kejadian hipertensi, dengan nilai
signifikansi (2- tailed ) atau p value sebesar 0,000 artinya nilai p value(< ?
0,001).