Abstract :
Rata?rata waktu penyediaan rekam medis di RSUD Dr. H Slamet
Martodirdjo yaitu 23 menit 02 detik dihitung sejak pasien mendaftar sampai
rekam medis di distribusikan ke poliklinik. Menurut KEPMENKES RI
No.129/Menkes/SK/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah
Sakit yaitu < 10 menit sampai rekam medis pasien ditemukan. Dalam pencarian
rekam medis terkendala oleh rekam medis yang menumpuk karena kurangnya
rak penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor
penyebab waktu tunggu pelayanan pendaftaran dan penyediaan rekam medis
pasien rawat jalan di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan
pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Subjek dalam
penelitian ini adalah seluruh petugas pendaftaran pasien rawat jalan yang
berjumlah 4 orang, seluruh petugas pendistribusian rekam medis yang
berjumlah 1 orang, seluruh petugas filing yang berjumlah 7 orang dan kepala
rekam medis dengan penyajian analisis penyebab masalah menggunkan
diagram fishbone.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa penyebab masalah waktu tunggu
pelayanan pendaftaran dan penyediaan rekam medis pasien rawat jalan yaitu
kurangnya pelatihan bagi petugas rekam medis, petugas memiliki lebih dari 1
jobdesk, kurangnya rak rekam medis, tidak digunakannya tracer, jarak ruang
filing dengan poliklinik.
Pengembalian rekam medis yang tidak tepat waktu 1x24 jam dari
poliklinik akan mengganggu petugas dalam menyediakan rekam medis pasien
yang mengakibatkan lambatnya pelayanan. Kurangnya rak penyimpanan akan
mengakibatkan sulitnya menemukan rekam medis pasien dan mengakibatkan
lamanya waktu penyediaan rekam medis. Tracer sangat berperan penting dalam
penyimpanan. Jarak dari filing ke poliklinik juga sangat berpengaruh terhadap
kecepatan petugas dalam mendistribusikan rekam medis pasien.