Abstract :
Radikal bebas adalah atom, molekul atau senyawa yang mempunyai
elektron tidak berpasangan, sehingga bersifat sangat reaktif dan tidak stabil.
Elektron yang tidak berpasangan menyebabkan radikal sangat reaktif
menyerang sel tubuh sehingga menyebabkan kerusakan sel. Oleh karena itu,
penangkal radikal bebas atau antioksidan diperlukan oleh tubuh. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak nheksana daun Nicotiana tabacum.
Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen laboratorium
dengan analisa kuantitatif. Variabel pada penelitian ini yaitu kandungan
fitokimia, aktivitas antioksidan, dan total fenolat. Sampel yang digunakan
yaitu daun tembakau (Nicotiana tabacum) yang berasal dari Pamekasan
Madura. Selanjutnya, ekstrak daun Nicotiana tabacum diperoleh dengan
metode maserasi menggunakan pelarut n-heksana. Penelitian dilakukan di
Laboratorium biomedik dan mikrobiologi STIKes Ngudia Husada Madura.
Metode pengujian antioksidan pada penelitian ini menggunakan metode
DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhidrazin) dan total fenolat dengan instrumen
spektrofotometer UV-Vis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana daun
Nicotiana tabacum mengandung alkaloid, terpenoid, flavonoid, saponin, dan
fenol. Dan aktivitas antioksidannya menunjukkan daya hambat 40,92 %
dengan asam galat sebagai kontrol positif (standar) dan total fenolat 77,5
mgGAE/g.