Abstract :
Diabetes mellitus Tipe 2 (DM Tipe 2) adalah suatu keadaan dimana
pankreas tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup atau reseptor sel
tidak reaktiif terhadap insulin atau keduanya. Studi pendahuluan
menunjukkan bahwa penderita DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas
Burneh banyak yang mengalami self-esteem rendah. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis hubungan antara mekanisme koping dengan self-esteem
dan kagar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Wilayah
Kerja Puskesmas Burneh
Desain penelitian menggunakan Analytic Correlative dengan
pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah 70 pasien DM Tipe
2 dengan jumlah sampel 60 responden yang dipilih dengan teknik
Pruposive sampling. Variabel independent mekanisme koping dan variabel
dependent adalah self-esteem dan kadar glukosa darah. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner Mekanisme Koping Cope Inventory, kuesioner
Self-Esteem Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan pemeriksaan kadar
gula darah acak. Uji analisa menggunakan uji statistik Spearman Rank.
Hasil uji statistic menggunakan Spearman Rank didapatkan
hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan self-esteem dan
mekanisme koping dengan glukosa darah. Kedua hubungan sama sama
menunjukkan hubungan p-value = 0,000 < 0,05
Mekanisme koping berhubungan dengan self-esteem pada individu
penderita DM Tipe 2. Kedua hal ini juga akan berdmpak positif terhadap
psikobiologi pasien DM Tipe 2, sehingga cenderung meregulasi control
glukosa darah