Abstract :
ISPA merupakan infeksi akut pada saluran pernafasan bagian atas dan bagian
bawah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan fisik rumah, imunisasi
dan prilaku keluarga yang merokok dengan kejadian ISPA pada balita usia 3-5 tahun
di Puskesmas Pakong Pamekasan.
Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional, jumlah
populasi 87 balita dengan sampel 71 balita menggunakan tekhnik simple random
sampling dengan variabel independen fisik rumah, imunisasi dan perilaku keluarga
yang merokok dan variabel dependen kejadian ISPA pada balita usia 3-5 tahun.
Instrumen penelitian menggunakan observasi rumah, kuisioner imunisasi, dan
kuisioner perilaku. menggunakan analisis bivariat dengan analisis spearman rank.
Hasil penelitian fisik rumah dengan analisis spearman rank menunjukan p value
= 0,02 < ? 0,05 ada hubungan signifikan antara fisik rumah dengan kejadian ISPA
pada balita usia 3-5 tahun dengan nilai koefisiensi 0,362 dengan kekuatan lemah.
Hasil penelitian imunisasi dengan analisis spearman rank menunjukan p value =
0,05 = ? 0,05 ada hubungan yang signifikan antara status imunisasi dengan kejadian
ISPA pada balita usia 3-5 tahun dengan nilai koefisiensi 0,329 dengan kekuatan
lemah. Hasil penelitian perilaku keluarga yang merokok dengan analisis spearman
rank menunjukan p value = 0,02 = ? 0,05 ada hubungan yang signifikan antara
perilaku keluarga yang merokok dengan kejadian ISPA pada balita usia 3-5 tahun
dengan nilai koefisiensi 0,366 dengan kekuatan lemah.
Berdasarkan hasil penelitian peneliti menyarankan kepada keluarga dan tenaga
kesehatan untuk memberikan informasi pentingnya lingkungan yang sehat dan
status imunisasi untuk mengurangi angka kejadian ISPA pada balita.