Abstract :
Kecemasan adalah perasaan was-was, khawatir, takut yang tidak jelas
seakan-akan terjadi sesuatu yang mengancam pada diri yang disertai respon
otonom maupun respon kegelisahan. Pasien DM tipe 2 dapat mengalami
kecemasan seperti pasien merasa tegang dan gelisah sehingga membutuhkan
peningkatan persepsi pemikira nyang dapat mengurangi kecemasan pada pasien..
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan manajemen diri dengan
kecemasan pada pasien diabetes mellitus type 2 di ruang rawat inap puskesmas
sopa?ah pamekasan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik korelasi dengan
pendekatan cross sectional. Variabel independen manajemen diri sedangkan
variabel dependen kecemasan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 24 pasien
dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan
adalah kuisioner manajemen diri dan kuisioner kecemasan (HARS). Uji statistik
menggunakan uji korelasi spermank rank
Hasil penelitian menunjukkan hampir dari setengah dari 24 responden
berada pada kategori manajemen diri kurang baik yaitu sebanyak 15 pasien
(62,5%), Sedangkan kecmasan pasien berada pada kategori kecemasan sedang
yaitu 13 pasien (54,2%). Hasil uji statistic didapatkan hasil p value : 0.000 < ?:
0,05 dengan nilai ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara manajemen diri
dengan kecemasan.
Berdasarkan penelitian di atas di sarankan bagi tenaga kesehatan
sebagai motivasi, bahan pengetahuan dan informasi baru untuk kedepannya lebih
baik lagi. Sedangkan bagi peneliti lain diharapkan menggunakan metode
penelitian yang berbeda dan jumlah sampel yang lebih banyak.