Abstract :
Di RSU Anna Medika Madura terdapat pasien yang melakukan kesalahan dalam
mendaftarkan sidik jari ke finger print dan terkadang alat yang tidak bisa terdeteksi meskipun
menggunakan jari-jari lainnya. Agar bisa terdeteksi kembali sebelum melakukan finger print
harus menggunakan handsanitizer terlebih dahulu agar bisa terdeteksi. Peneliti bertujuan
untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pendaftaran menggunakan
finger print pada poli klinik jantung di RSU Anna Medika Madura.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi yang
digunakan adalah seluruh pasien yang menggunakan asuransi BPJS yang berkunjung ke poli
klinik jantung rawat jalan yang melakukan pendaftaran menggunaan finger print di RSU
Anna Medika Madura dan penentuan jumlah sampel menggunakan purposive sampling
dengan sampel sebanyak 73 responden dengan menggunakan 5 dimensi.
Berdasarkan hasil analisis pada setiap dimensi dapat diketahui bahwa 73 responden, pada
tangibles menyatakan cukup puas dengan presentase sebesar 52,59%. Pada dimensi
reliability menyatakan puas dengan presentase sebesar 69,70%. Pada dimensi
responsiveness menyatakan puas dengan presentase sebesar 74,23%. Pada dimensi
assurance menyatakan puas dengan presentase sebesar 70,95%. Pada dimensi emphaty
menyatakan puas dengan presentase sebesark 75,15%.
Rata-rata tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan menggunakan 5 dimensi yaitu
sebesar 68,52% dengan kategori puas. Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan
pasien, semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan maka pasien akan merasa puas serta
dapat meningkatkan mutu rumah sakit. Pendaftaran menggunakan finger print dapat
memudahkan pasien saat mendaftar serta memberikan jaminan kualitas klaim layanan
kepada BPJS dan mencegah potensi pemberian layanan kesehatan kepada peserta yang tidak
berhak.