Abstract :
Ketidakteraturan siklus menstruasi sering dialami oleh Sebagian besar
remaja. Berdasarkan studi pendahuluan dilakukan terhadap 90 remaja putri
kelas X, XI dan XII, di SMA Ulul Maqam Karang Penang Sampang dengan
wawancara, didapatkan sebanyak 45orang (50%) remaja putri yang mengalami
ketidakteraturan siklus menstruasi. Banyak faktor yang mempengaruhi
ketidakteraturan siklus menstruasi salah satunya adalah usia menarche dan
pola konsumsi gula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi usia
menarche dan pola konsumsi gula terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi.
Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Variabel pada
penelitian ini adalah usia menarche dan konsumsi gula pada remaja yang
mengalami ketidakteraturan ssiklus menstruasi dengan populasi yang
digunakan sebanyak 45 remaja yang mengalami ketidakteraturan siklus
menstruasi, dan teknik sampling menggunakan total sampling.
Hasil penelitian menunjukkan usia menarche remaja yang di SMA Ulul
Maqam sebagian besar usia menarche ideal sebanyak (62,2%), dan pola
konsumsi gula remaja yang di SMA Ulul Maqam sebagian besar berisiko
sebanyak (60%),
Diharapkan bagi para tenanga Kesehatan maupun bidan untuk
memberikan edukasi pada remaja terkait pola konsumsi gula yang baik dan
benar sehingga mencegah timbulnya masalah ketidakteraturan siklus
menstruasi