Abstract :
Pruritus Vulvae merupakan gangguan yang ditandai dengan sensasi
rasa gatal pada vagina dipondok pesantren miftahul ulum desa bettet
pamekasan. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan dari 10 santriwati
menunjukkan 7 santriwati (70%) diantaranya kurang tepat dalam
melakukan personal hygiene. Penelitian bertujuan untuk menganalisis
hubungan perilaku personal hygiene remaja putri dengan kejadian pruritus
vulvae.
Desain penelitian menggunakan Analytic Correlative dengan
pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah Seluruh remaja
SMP Pondok Pesantren Miftahul Ulum Pamekasan kelas 7,8,9. Sampel
penelitian sebanyak 40 siswa dipilih dengan teknik simple random
sampling. Variabel independent perilaku personal hygiene remaja putri dan
variabel dependent adalah kejadian pruritus vulvae. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner perilaku personal hygiene dan kuesioner pruritus
vulvae. Uji analisa menggunakan uji statistik Spearman Rank.
Hasil uji statistik Spearman Rank di atas di ketahui bahwa nilai sig-
(2-tailed) sebesar 0,004 dengan a 0,05 sehingga dapat di simpulkan p value
= 0,004 < 0,05 yang berarti H1 di terima dan H0 di tolak yaitu ada
hubungan antara perilaku personal hygiene remaja putri di pondok
pesantren miftahul ulum bettet pamekasan dengan kejadian pruritus vulvae.
Berdasarkan hasil diatas disarankan bagi tenaga kesehatan untuk
melakukan edukasi kepada remaja putri seperti tentang meningkatkan lebih
baik lagi perilaku personal hygiene terutama pada saat menstruasi dan
terkait penggunaan celana dalam untuk mencegah terjadinya pruritus
vulvae.