Abstract :
Stroke merupakan suatu sindrom yang ditandai dengan gangguan fungsional otak
fokal maupun global secara mendadak yang berkembang dengan sangat cepat
berlangsung lebih dari 24 jam (kecuali ada intervensi bedah atau membawa
kematian) yang disebabkan oleh gangguan vaskuler di otak. Umumnya penderita
stroke yang bertahan hidup menunjukkan tanda dan gejala yang berbeda-beda
sesuai disabilitas yang dimilikinya, seperti kelumpuhan atau lemah anggota gerak,
gangguan sensorik, gangguan berbahasa, gangguan memori, serta gangguan
emosional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penatalaksanaan terapi
latihan dengan metode bobath terhadap pasien penderita stroke iskemik hemiarese.
Metode penelitian yang digunakan dalam menyusun Karya Tulis Ilmiah ini adalah
pengkajian, diagnose, anamnesis, dan intervensi. Metode penatalaksanaan yang
digunakan yaitu terapi latihan yang menggunakan pendekakatan bobath. Hasil
yang didapatkan setelah dilakukan terapi sebanyak 8 kali pada tanggal 27 februari
2023 hingga 24 maret 2023 dengan diagnosa stroke iskemik hemiparese adanya
peningkatan pada kekuatan otot dan pada pemeriksaan ADL menggunakan indexs
barthel menunjukan adanya kemajuan pada kegiatan funsional pada pasien secara
signifikan. Disarankan kepada keluarga untuk selalu memperhatikan
perkembangan dan suport serta selalu melatihnya ketika dirumah dengan contoh
latihan yang diberikan oleh fisioterapis dan latihan dilakukan secara rutin.