Abstract :
Pemanfaatan posyandu lansia merupakan cara lansia untuk memenuhi kebutuhan dalam pemeriksaan kesehatan. Dukungankeluargadarisikaptindakanseseorangkepedaanggotakeluarganyaberupadukungan \infomasional, dukunganpenilaian, dikunganinstrumentaldandukunganemosional. Sedangkan peran keluarga merupakan kedudukan individu yang mengatur perilaku keluarganya sesuai harapannya sendiri atau orang lain. Tujuanpenelitianiniuntukmenganalisishubungandukungankeluarga dan peran keluarga denganpemanfaatan posyandu lansia.
Penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen adalah dulkulngan kellularga dan pelran kellularga dan variabell delpelndeln pelmanfaatan posyandul lansia. Popullasi dalam pelnellitian ini adalah Lansia yang melmiliki ulmulr > 60 tahuln yang ada di Delsa Bulrnelh wilayah kelrja Pulskelsmas Bulrnelh selbanyak 1.224 orang delngan sampell 45 relspondeln, melnggulnakan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan spearman rank (0,05)
Hasil ulji statistik ulntulk melnganalisis hulbulngan dulkulngan kellularga delngan pelmanfaatan posyandul lansia melnggulnakan spelarman rank di dapatkan hasil P valulel 0,016 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia. Sedangkan hasil uji statistik untuk menganalisis hubungan peran keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia didapatkan hasil P value 0,042< ? 05,0 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan peran keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia di Delsa Bulrnelh wilayah kelrja Pulskelsmas Bulrnelh
Disarankan peneliti selanjutnya supaya lebih fokus terhadap korelasi peran keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia serta untuk masyarakat agar lebih meningkatkan lagi dukungan keluarga pada lansia agar memanfaatkan posyandu lansia.