Abstract :
Preeklamsia merupakan salah satu kontributor utama morbiditas dan
mortalita pada ibu dan janin. Etiopatogenesis sampai saat ini masih belum jelas
dan masih dalam tahap penelitian. Dari studi pendahuluan bulan OktoberDesember 2022 didapatkan 141 ibu hamil dan 47 (31,31 %) ibu hamil yang
mengalami preeklamsia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan
riwayat hipertensi dan pola makan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil
Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan
Cross Sectional. Variabel independen riwayat hipertensi dan pola makan dan
variabel dependen kejadian preeklamsia. Populasi penelitian ini 141 ibu hamil
dengan besar sampel sebanyak 47 responden menggunakan teknik purposive
sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan lembar obsevasi
dengan uji statistik menggunakan Spearman Rank dengan = 0,05.
Hasil uji statistik riwayat hipertensi dengan preeklamsia didapatkan P =
0,000 < = 0,05 dengan korelasi sebesar 0,500 ada hubungan antara riwayat
hipertensi dengan kejadian preeklamsia dan didapatkan P = 0,001 <
dengan kolerasi sebesar (?) 0,484 ada hubungan antara pola makan dengan
kejadian preeklampsia.
Berdasarkan uraian diatas, disarankan untuk ibu hamil dan ibu yang masih
merencanakan hamil agar menghindari makanan seperti fast food dan banyak
makanan yang mengandung protein, sedangkan ibu hamil yang memiliki
riwayat hipertensi diharapkan dapat waspada terhadap munculnya gejala
preeklamsia, perawat diharapkan mensosialisasikan tantang pentingnya
menjaga pola makan baik sebelum hamil maupun saat hamil terutama ibu hamil
dengan preeklamsia