Abstract :
Pemanfaatan posyandu lansia sangat diperlukan, dimana posyandu lansia suatu forum
komunikasi, alih teknologi dan pelayanan kesehatan oleh masyarakat dan untuk masyarakat
yang mempunyai nilai strategis untuk peningkatan kesehatan lansia. Penelitian ini
bertujuan menganalis hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan
pemanfaatan posyandu lansia diwilayah kerja Puskesmas Burneh Kabupaten Bangkalan.
Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.
Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel independen
pengetahuan dan dukungan keluarga. Variabel dependen pemanfaatan posyandu lansia.
Populasi 50 lansia yang berusia 60-74 tahun dengan sampel 45 responden. Instrument yang
digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Spearman
Rank ? = (<0,05). Penelitian ini sudah di uji etik oleh tim KEPK STIKes Ngudia Ngudia
Husada Madura
Hasil analisis menggunakan spearman rank pada variabel pengetahuan didapatkan
hasil p-value 0,009 < 0,05 artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan pemanfaatan
posyandu lansia. Dengan nilai r = 0,388 artinya pengetahuan dengan pemanfaatan posyandu
lansia hubungannya cukup. Pada variabel dukungan keluarga didapatkan hasil p-value
0,000 < 0,05 artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan
posyandu lansia. Dengan nilai r = 0,711 artinya dukungan keluarga dengan pemanfaatan
posyandu lansia hubungannya kuat.
Berdasarkan hasil diatas disarankan mampu untuk meningkatkan pengetahuan dan
dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia