Abstract :
Diabates mellitus adalah penyakit pankreas yang tidak dapat memproduksi
insulin yang cukup, ditandai dengan kenaikan kadar glukosa dalam darah
sehingga mengakibatkan dari keduanya terjadinya komplikasi penyakit arteri
perifer (PAP) yang menyebabkan gangguan aliran darah ke ekstermitas bawah
dan mempegaruhi nilai ankle brachial index (ABI). Studi pendahuluan
menunjukkan bahwa penderita DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Burneh
memiliki nilai ABI (0,60) yang cenderung rendah. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis apakah ada pengaruh senam kaki diabetik terhadap nilai ABI pada
pasien DM Tipe 2.
Jenis penelitian ini Quasy Experiment dengan pendekatan pretest -post test,
dengan Control Grup Design. Variabel independen senam kaki, variabel
dependen nilai ankle brachial index (ABI). Populasi penelitian ini adalah 50
responden sampel 20 menggunakan purposive sampling, instrumen penelitian
menggunakan tensimeter dan stetoskop setelah diberi senam kaki diabetik.
Berdasarkan hasil uji statistik Mann-Whitney p-value (0,000) ? 0,05 maka
ada perbedaan antara kelompok perlakuan yang diberikan senam kaki diabetik
dan kelompok kontrol yang tidak diberikan senam kaki diabetik. Maka dapat
ditarik kesimpulan bahwa senam kaki diabetik dapat meningkatkan nilai ABI.
Berdasarkan hasil uraian di atas, disarankan agar penderita Diabetes
Melitus Tipe 2 dapat memanfaatkan metode senam kaki diabetik untuk
meningkatkan nilai ankle brachial index (ABI) untuk mencegah terjadinya
penyakit arteri perifer (PAP).