Abstract :
Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan kelebihan kadar glukosa darah yang dapat menyebabkan penyakit mikrovaskular dan neuropati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh buerger allen exercise terhadap resiko neuropati perifer dengan monofilament test pada pasien diabetes melitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkalan Kecamatan Bangkalan.
Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan menggunakan pre test post test with control grup desain. Dengan populasi 159 pasien dan sampel 56 pasien dipilih menggunakan metode teknik simple random sampling. Uji statistik untuk uji normalitas menggunakan uji kolmogorov smirnov sementara uji berpasangan menggunakan wilcoxon signed rank test dan uji antar kelompok menggunakan mann whitney ? = 0,05.
Hasil penelitian menujukkan bahwa pada kelompok perlakuan dengan uji wilcoxon didapatkan p value = 0,008< ?=0,05 sehingga ada perbedaan antara sebelum dan setelah dilakukan BAEdan pada kelompok kontrol p value = 0,157< ?=0,05sehingga tidak ada perbedaan sebelum dan setelah dilakukan senam kakidan uji antar kelompok menggunakan uji Mann Whitneydengan hasil uji p value = 0,000 =0,05 yang menunjukkan bahwa ada pengaruh BAE terhadap resiko neuropati perifer.
BAEmerangsang terjadinya gerakan kontraksi dan relaksasi pada pembuluh darah sehingga mampu mengontrol kadar glukosa darah. Untuk peneliti selanjutnya menjadikan penelitian ini sebagai data pembanding peneliti selanjutnya dalam melaksanakan penelitian yang berkaitan mengenai resiko neuropati perifer pasien diabetes melitus tipe II dengan BAE.