Abstract :
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai
dengan kelebihan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia). Salah satu
komplikasi diabetes melitus yaitu ulkus diabetikum. Hasil studi pendahuluan
didapatkan 7 (70%) dari total 10 responden mengalami kualitas hidup yang
rendah. Tujuan penelitian adalah Menganalisis hubungan derajat Ulkus
diabetikum dengan kualitas hidup pada pasien Diabetes Millitus tipe II .
Metode penelitian ini bersifat analitik korelasional dengan pendekatan
cross sectional. Variabel independent adalah ulkus diabetikum. Variabel
dependent adalah kualitas hidup.. Jumlah populasi 52 responden, sampel
penelitian adalah 46 responden. Pengambilan sampel menggunakan consecutive
sampling, instrumen yang digunakan adalah kuesioner Bates-Jensen dan
kuesioner DQoL. Uji statistik yang digunakan Spearman Rank dengan nilai
kemaknaan ? 0,05.
Hasil penelitian menggunakan uji statistik spearman rank didapatkan hasil
P-value = 0,000 yang berarti nilai P-value < ? (0,05), menunjukkan bahwa ada
hubungan antara derajat Ulkus diabetikum dengan kualitas hidup pada pasien
diabetes Millitus tipe II. Hasil Correlation Coefficient atau nilai r :0.634, dapat
disimpulkan bahwa korelasi diantara kedua variabel dapat dikatakan sangat tinggi.
Jadi, semakin tinggi derajat ulkus diabetikum maka akan semakin rendah kualitas
hidup pasien DM.
Saran untuk peneliti selanjutnya supaya dapat digunakan sebagai sumber
pendukung untuk penelitian lebih lanjut tentang derajat ulkus diabetikum serta
peningkatan kualitas hidup pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Diharapkan juga
peneliti selanjutnya mengambil dan mengumpulkan data penelitian pada saat
pasien tidak merasakan nyeri atau saat nyeri mereda.