Abstract :
Stunting ialah masalah kurang gizi kronis yang mengakibatkan
gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah atau
pendek dari standar usianya. Hasil studi pendahuluan didapatkan hasil (20%)
responden perilaku pencegahan stunting kategori sangat kurang, (40%)
responden kategori kurang, (40%) responden kategori cukup.Tujuan penelitian
untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan persepsi dengan perilaku
pencegahan stunting di Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.
Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain penelitian Cross
Sectional. Penelitian dilakukan di Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Kabupaten
Bangkalan. Variabel independen adalah dukungan keluarga dan persepsi ibu,
variabel dependen adalah perilaku pencegahan stunting. Pengambilan subjek
menggunakan metode Purposive Random Sampling. Instrumen penelitan
menggunakan kuesioner dukungan keluarga, persepsi, dan perilaku.Populaai
sebanyak 119 responden. Analisa data menggunakan test Spearman Rank.
Hasil analisa data dengan uji Spearman Rank p value = 0,00 < ? : 0,05
dengan nilai r = 2,90 sehingga H0 ditolak, artinya menunjukkan ada hubungan
dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan stunting, dan p value = 0,00 <
? : 0,05 dengan nilai r = 2,90 sehingga H0 ditolak sehingga ada hubungan
persepsi ibu dengan perilaku pencegahan stunting.
Tenaga Kesehatan diharapkan untuk lebih perduli lagi dalam mengatasi
masalah stunting dan juga lebih intens dalam memberikan edukasi kepada
masyarakat mengenai stunting.