Abstract :
Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang menyebabkan
kematian ibu yang tinggi selain infeksi, perdarahan dan aborsi yang tidak aman.
Berdasarkan hasil study pendahuluan yang dilakukan peneliti di RSUD
Syarifah Ambami Rato Ebu yaitu sebanyak 23 ibu hamil yang terdiagnosis
preeklamsia 36,57%. Sedangkan jumlah ibu hamil trimester 2 dan 3, 3 bulan
terakhir yang melakukan kunjungan ANC di poli kandungan sebanyak 159
pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan
kepatuhan ANC dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD
Syarifah Ambami Rato Ebu.
Desain penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan
pendekatan cross sectional. Variabel independen pengetahuan dan kepatuhan
ANC dan variabel dependen adalah kejadian preeklamsia pada ibu hamil.
Populasi 53 pasien ibu hamil trimester 2 dan 3 dengan sampel 47 responden
dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen menggunakan
kuesioner dan buku KIA. Uji statistik menggunakan uji spearman rank dengan
(a=0.05).
Hasil penelitian berdasarkan uji statistik spearman rank diperoleh nilai
p=0,000 berarti nilai p < (a=0.05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
H1 diterima dan H0 di tolak yang berarti ada hubungan pengetahuan ibu hamil
dengan kejadian pre-eklamsia di poli kandungan RSUD Syarifah Ambami Rato
Ebu. Dan hasil uji statistic spearmen rank diperoleh nilai p= 0,000 berarti nilai
p= < a (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 di tolak dan H1
di terima yang berarti ada hubungan kepatuhan ANC ibu hamil dengan kejadian
preeklamsia di Poli Kandungan RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu
Disarankan penelitian ini dijadikan pedoman dalam meningkatkan
pengetahuan ibu hamil dan kapatuhan dalam melakukan ANC untuk
meminimalisir terjadinya pre eklamsi.