Abstract :
Rheumatoid Arthritis pada lansia merupakan penyakit degenertif yang
menyebabkan kerusakan tulang rawan dan tulang didekatnya, disertai
proliferasi dari tulang dan jaringan lunak didalam dan sekitar daerah yang
mengalami nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi
pijat refleksi telapak kaki terhadap intensitas skala nyeri pada lansia dengan
Rheumatoid Arthritis.
Desain peneitian ini menggunakan Quasy Eksperiment dengan
pendekatan Pre-Post test design, variabel independen pijat refleksi telapak kaki
dan variabel dependen intensitas skala nyeri pada lansia dengan Rheumatoid
Arthritis. Jumlah sampel 34 responden. Dengan 17 responden kelompok
perlakuan dan 17 responden kelompok kontrol, dengan teknik Purposive
Sampling.
Hasil uji statistik dengan uji wilxocon didapatkan Asymp.Sig. (2-
tailed)=0,000 sehingga menunjukkan bahwa ada pebedaan antara skala nyeri
pre dan skala nyeri post yang diberikan pijat refleksi telapak kaki pada
kelompok perlakuan, Asymp.Sig. (2-tailed)=0,001 sehingga menunjukkan
bahwa ada perbedaan antara skala nyeri pre dan post yang diberikan kompres
air hangat pada kelompok kontrol, dan analisis menggunkan uji man whitney
didapatkan hasil Asymp.Sig (2-tailed) kelompok perlakuan dan kelompok
kontrol 0,165>0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan secara
signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol.
Peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian lebh lanjut tentang pijat
refleksi telapak kaki untuk menurunkan intensitas skala nyeri Rheumatoid
Arthritis, dengan teknik yang lebih akurat. Dan diharapkan responden dapat
memahami titik-titik pijat refleksi untuk mengatasi komplikasi Rheumatoid
Arthritis.