Abstract :
Lansia merupakan tahap akhir dari proses penuaan yang mengalami
kemunduran fisik, mental dan sosial secara bertahap sehingga dikatakan tahap
penurunan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan penelitian di
Puskesmas Ketapang angka kasus hipertensi kategori tinggi. Tujuan penelitian
untuk menganalisis hubungan antara merokok dan kualitas tidur terhadap angka
kejadian hipertensi pada pasien lansia di Puskesmas Ketapang.
Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Penelitian
dilakukan di Puskesmas Ketapang, Kabupaten Sampang. Populasi lansia yang
berkunjung pada bulan Juni ? Juli 2023 ke Puskesmas Ketapang sebanyak 49
orang. Besar sampel sebanyak 44 orang. Pengambilan subjek menggunakan
metode simple random sampling. Variabel independen adalah merokok dan
kualitas tidur, variabel dependen adalah kejadian hipertensi. Instrumen
penelitian menggunakan kuesioner kualitas tidur PSQI dan kuesioner kebiasaan
merokok. Analisa data menggunakan uji spearman rank. Penelitian ini telah
dilakukan uji Kelaikan Etik dengan NO:1854/KEPK/STIKES-NHM/EC/VII/2023.
Hasil analisa data lansia di Puskesmas Ketapang kebiasaan merokok
sebagian besar kategori berat 54,5%, kualitas tidur sebagian besar kategori
buruk 63,6%, sebagian besar kategori hipertensi tingkat 1 63,6% dan uji dengan
uji statistik spearman rank didapatkan p-value = 0,000 artinya ada hubungan
antara merokok dan kualitas tidur terhadap angka kejadian hipertensi di
Puskesmas Ketapang.
Berdasarkan hasil diatas disarankan untuk lansia dapat rutin melakukan
pengontrolan tekanan darah di fasilitas kesehatan dan mencukupi kebutuhan
tidur dengan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan gangguan tidur
seperti kebiasaan merokok