Abstract :
Hipertensi merupakan penyakit degenerativ yang sering dijumpai pada lansia salah
satu faktor ? faktor penyebab hipertensi diantaranya adalah kualitas tidur dan stress.
Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis Hubungan kualitas tidur dan stres
dengan hipertensi pada lansia di wilayah kerja puskesmas burneh bangkalan.
Desain dalam penelitian ini adalah Analitik Corelasi dengan pendekatan
Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah hipertensi pada lansia di
puskesmas burneh berjumlah 233 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini
menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh 143 responden. Analisa data
menggunakan uji statistik Spearman Rank.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas tidur responden di puskesmas burneh
hampir seluruhnya dalam kategori berat yaitu sebanyak 132 responden (92,3%), dan
hasil uji statistik Spearman Rank diperoleh nilai P = 0,000. Stress pada di Buskesmas
Burneh bahwa hampir seluruhnya kategori berat sebanyak 132 responden dengan
persentase (94,4%), dan hasil uji statistik Spearman Rank stress diperoleh P = 0,000
dengan melakukan kualitas tidur dan mengontrol tingkat stress dapat membantu
mengurangi terjadinya hipertensi pada lansia. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa ada hubungan antara kualitas tidur dan stress dengan kejadian hipertensi pada
lansia puskesmas burneh.
Disarankan pada lansia yang kurang dalam kualitas tidur dapat mengikuti berbagai
kegiatan yang bisa membantu meningkatkan kualitas tidur untuk menghindari kejadian
hipertensi, dan mengurangi tingkat stress meskipun kegiatan yang dilakukan adalah
kegiatan sehari ? hari yang mudah dan ringan.