DETAIL DOCUMENT
UJI TOKSISITAS AKUT ESKTRAK ETIL ASETAT DAUN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.)
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
Putri, Nia Ramadhani
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-09-17 07:25:47 
Abstract :
Tembakau merupakan salah satu jenis tanaman yang dikenal di kalangan masyarakat Indonesia dan tersebar di seluruh nusantara. Senyawa nikotin merupakan alkaloid yang dominan ditemukan dalam ekstrak etil asetat yang membuat adanya efek toksik.senyawa nikotin yang dipakai dengan cara menghisap, mengunyah atau menghirup tembakau dengan sedotan, menyebabkan penyempitan pembuluh darah, peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, nafsu makan berkurang, sebagian menghilangkan perasaan cita rasa dan penciuman serta membuat paru-paru menjadi nyeri. Penggunaan tembakau dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan paru-paru, jantung dan pembuluh darah.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan toksisitas akut dari ekstrak etil asetat N. tabacumdengan penentuan LD50 serta mengetahui efek pemberian ekstrak terhadap kadar kolesterol, asam urat, glukosa dan hemoglobin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain pada penelitian ini menggunakan eksperimen murni dengan uji toksisitas akut dari ekstrak etil asetat daun N. tabacum pada hewan uji coba. Hewan uji yang digunakan yaitu mencit putih jantan (Mus musculus) sebanyak 20 ekor terbagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol NaCMC 1%, kelompok dosis 25 mg/kgbb, kelompok 50 mg/kgbb dan kelompok 75 mg/kgbb. Nilai LD50ditentukan dengan metode thompson-weil Hasil penelitian menunjukkan kematian mencit pada masing-masing grup yaitu 0,2,3,3, dengan LD501,41 mg/kgBB. Berdasarkan nilai tersebut, ekstrak etil asetat dikategorikan super toksik. Hal ini juga ditunjang dengan hasil pemeriksaan klinis mencit yang menunjukkan kadar kolesterol, asam urat dan hemoglobin yang tinggi. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura