Abstract :
Perilaku masyarakat dalam pemberian pertolongan pertama pada korban
kecelakaan lalu lintas sering mengalami pemberian tindakan kurang tepat.
Permasalahan yang sering terjadi pada masyarakat saat terjadi kecelakaan adalah
tindakan pertolongan pertama. Berdasarkan hasil studi pendahuluan didapatkan
masih rendahnya perilaku pemberian pertolongan pertama. Tujuan penenelitian
untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi media audiovisual animasi
pertolongan pertama kegawatdaruratan kecelakaan lalu lintas terhadap perilaku
pertolongan pertama pada masyarakat.
Metode penelitian menggunakan quasy-eksperiment pretest post test with two
group design. Populasi penelitian adalah masyarakat yang memiliki perilaku rendah
sejumlah 195 orang di Desa Bancaran. Besar sampel 66 Responden. Pengambilan
subjek menggunakan metode purposive sampling.
Hasil Uji Wilcoxon di peroleh nilai p-value0,000 (< 0,05) Sehingga disimpulkan
bahwa ada perbedaan perilaku sebelum dan setelah diberikan media audiovisual
animasi pada kelompok kontrol maupun perlakuan. Berdasarkan hasil mean
menunjukkan pemberian edukasi media audiovisual lebih efektif dari pada metode
penyuluhan. Semakin baik kemampuan pertolongan pertama, maka akan
mempengaruhi tingkat perilaku seseorang.
Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti variabel lain yang belum
diteliti misalnya menggunakan audivisual VCD, film bingkai sebagai sumber data
peneliti selanjutnya yang berkaitan dengan audivisual.