Abstract :
Diabetes mellitus tipe 2 (DM) merupakan penyakit kronis yang sering kali
menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk luka ulkus di kaki (DFU) yang sulit
diobati. DFU merupakan masalah kesehatan yang signifikan di antara pasien
diabetes, sering kali disebabkan oleh neuropati perifer dan komplikasi vaskular
Diabetes self care yang efektif memainkan peran penting dalam mencegah dan
mengelola Diabetic foot ulcer (DFU). Tujuan dari penelitian ini adalah unuk
mengetahui hubungan diabetes self care dengan diabetic foot ulcer pada pasien
diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Bangkalan.
Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekaan
cross sectional. Variabel independen diabetes self care dan variabel dependen
diabetic foot ulcer, dengan populasi 74 responden dan besar sampel 62 responden
menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner
SDSCA dan kuesioner wegner yang sudah baku.
Hasil uji statistic diabetes self care dengan diabetic foot ulcer pada pasien
diabetes mellitus tipe 2 didapatkan Pvalue= 0,004 < ? 0,05 dengan korelasi sebesar
0,663 sehingga ada hubungan antara diabetic foot ulcer pada pasien diabetes
mellitus tipe 2 di di Puskesmas Bangkalan. No KEPK : 2305/KEPK/STIKESNHM/EC/VI/2024
Untuk peneliti selanjutnya diharapkan mampu meningkatkan pentingnya
perawatan diri diabetes dalam mengurangi beban ulkus kaki diabetik (DFUs) dan
meningkatkan hasil kesehatan secara keseluruhan bagi individu diabetes
pentingnya manajemen proaktif dan pemberdayaan pasien dalam meminimalkan
komplikasi jangka panjang yang terkait dengan DFU dan meningkatkan kualitas
hidup bagi individu yang hidup dengan diabetes mellitus tipe 2.