Abstract :
Diabetes militus merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat pankreas
tidak cukup menghasilkan insulin yang digunakan oleh tubuh dalam mengatur
gula darah atau glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan
aktifitas fisik dan status gizi kadar dengan glukosa darah pada pasien Diabetes
Melitus tipe 2 di Posyandu Lansia Kelurahan Mlajah Bangkalan.
Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan
rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
populasi pasien diabetes melitus (DM) tipe II di Posyandu Lansia Kelurahan
Mlajah Bangkalan sejumlah 50 orang, sampel pada penelitian ini adalah 44,
dengan teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Variabel
independen (aktifitas fisik dan status gizi) dan variabel dependen (kadar
glukosa darah)
Hasil penelitian gambaran aktifitas fisik hampir seluruhnya kurang (88,6%),
gambaran status gizi sebagian besar berisiko mal nutrisi (61,3%), gambaran
kadar glukosa darah sebagian besar tidak terkendali, berdasarkan hasil uji
statistik spearman rank diperoleh diperoleh nilai p Value (0,004) dengan
tingkat kemaknaan ? (0,05), berarti nilai P Value < ? dari hasil analisa aktifitas
fisik dengan kadar glukosa darah bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan
aktifitas fisik dengan kadar glukosa darah, nilai p Value (0,004) hasil Ha
diterima yang berarti ada hubungan status gizi dengan kadar glukosa darah.
Berdasarkan tabel interpretasi hasil nilai r menunjukkan bahwa besar nilai r
(0.425).
Akfititas fisik dan status gizi masyarakat ini keduanya saling berhubungan.
Penelitian ini diharapkan Masyarakat bisa mengetahui dan dapat memerhatikan
hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada pasien
Diabetes Melitus tipe 2.