Abstract :
Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius. Ini terjadi ketika
pertumbuhan anak terhambat karena kekurangan gizi kronis selama periode penting
perkembangan, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan. Pengetahuan ibu tentang
gizi memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah stunting, karena ibu
bertanggung jawab utama dalam memilih dan menyediakan makanan bagi anak.Tujuan
dari penelitian ini adalah unuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi
dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Desa Pamorah, Bangkalan.
Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekaan cross sectional.
Variabel independen Pengetahuan ibu tentang gizi dan variabel dependen kejadian
stunting, dengan populasi 51 responden dan besar sampel 41 responden menggunakan
purposive sampling. Penelitian ini menggunakan KMS dan kuesioner yang diuji statistic
menggunakan spearman rank dengan ?=0,05
Hasil uji statistic pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita usia
12-59 bulan didapatkan Pvalue= 0,000< ?= 0,05 dengan korelasi sebesar 0,748 sehingga
ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita
usia 12-59 bulan di Desa Pamorah, Bangkalan.
Untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian tentang faktor-faktor
lainyang mempengaruhi stunting seperti dukungan keluarga, dukungan ibu, budaya
sekitar.