Abstract :
Demensia merupakan suatu sindrom yang juga dapat di tandai dengan disorientasi ingatan dan penurunan kemampuan untuk melakukan suatu aktivitas sehari. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan masih tinggi demensia pada lansia yang ada di wilayah Puskesmas Tragah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Dukungan Keluarga Instrumental Dan Penghargaan Dengan Kejadian Demensia.
Desain penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional dan penelitian jenis kuantitatif. populasi penelitian adalah masyarakat lansia yang mengalami demensia dengan sejumlah 70 orang. Sampel yang digunakan 59 responden. Mengunakan teknik Simple Random Sampling. Analis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Variabel independen yaitu dukungan keluarga instrumental dan penghargaan. variabel dependen yaitu demensia. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner MMSE, dukungan keluarga instrumental dan penghargaan.
Hasil uji statistik dukungan keluarga instrumental menggunakan uji spearman rank didapatkan nilai p value adalah 0,031 < 0,05 dapat disimpulkan ada hubungan antara dukungan keluarga instrumental terhadap penyakit demensia pada lansia. sedangkan dukungan keluarga penghargaan hasil uji statistik menggunakan uji spearman rank didapatkan p value adalah 0,018 < 0,05 maka dapat disimpulkan ada hubungan antara dukungan keluarga penghargaan terhadap penyakit demensia pada lansia.
Dalam penelitian diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat meningkatkan menganalisis semua dukungan keluarga lain nya tentang hubungan dukungan keluarga instrumental dan penghargaan dengan kejadian demensia pada lansia.