Abstract :
ABSTRAK
Masih banyaknya pernikahan dini yang terjadi di KUA kecamatan Blega karena kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Berdasarkan studi pendahuluan di KUA Kecamatan Blega, pada bulan Juli 2023 sampai bulan November 2023 masih didapatkan (14,16%) pernikahan merupakan remaja berusia dibawah 19 tahun yang mengajukan dispensasi nikah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini.
Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatid dengan pendekatan Pre Eksperimental one grub pretest post test. Variabel independent pendidikan kesehatan reproduksi melalui buku saku dan variabel dependent pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dengan subjek penelitian 24 siswi dan teknik sampling menggunakan non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan uji statistik Wilcoxon.
Berdasarkan uji statistc Wilcoxon diperoleh nilai P-Value (0.000) < ? (0,05) yang artinya ada pengaruh sesudah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi melalui buku saku terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini. Pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar kurang ( 70.8%) sesudah diberikan pendidikan kesehatan hampir seluruhnya baik ( 79.2%).
Disarakan kepada pihak sekolah SMP Nurul Ikhlas Abusiri Kecamatan Blega untuk dapat memperluas atau bekerjasama dengan tenaga Kesehatan terdekat mengenai pendidikan kesehatan reproduksi melalui buku saku tentang pernikahan dini dan memberikan paparan yang lebih sering untuk perubahan sikap dan perilaku. Buku saku merupakan media yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan.
Kata kunci : Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan, Pernikahan Dini