Abstract :
Diabetes melitus merupakan kumpulan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemi akibat kerusakan sekresi insulin,kinerja insulin atau keduanya. Diabetes Melitus adalah penyakit metabolisme yang merupakan suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang karena adanya peningkatan kadar glukosa darah di atas nilai normal. Penyakit ini disebabkan gangguan metabolisme glukosa akibat kekurangan insulin. Diabetes melitus terbagi menjadi dua tipe yaitu Diabetes melitus tipe I atau Insulin dependent Diabetes Melitus (IDDM) dan Diabetes melitus tipe II atau Non insulin dependet diabetes melitus (NIDDM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar glukosa darah yang langsung dikerjakan dan penundaan waktu.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian Post-Test Only Control Group Design.Variabel bebas penelitian ini yaitu penundaan waktu dan variabel terikatnya yaitu kadar glukosa Darah. Populasi sebanyak 91 pasien penderita diabetes melitus di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh, sedangkan sampel sebanyak 16 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. menggunakan alat fotometer dengan metode GOD-PAP.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kadar glukosa darah yang langsung dikerjakan adalah 217,25 mg/dl, sedangkan nilai rata-rata kadar glukosa darah engan penundaan waktu adalah 215,5625 mg/dl. Dengan demikian, terdapat perbedaan antara kadar glukosa darah yang langsung dikerjakan dan dengan penundaan waktu. Penelitian ini telah dilakukan uji etis izin oleh KEPK Stikes Ngudia Husada Madura dengan nomor :209/KEPK/STIKES-NHM/EC/VI/2019
Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan untuk peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan membandingkan seberapa besar perbandingan hasil glukosa darah dengan menggunakan beberapa alat yang berbeda serta diharapkan memperhatikan faktor faktor yang dapat meningkatkan atau menurunkan kadar glukosa darah.
Kata Kunci : Glukosa Darah, Antikoagulan, NaF.