Abstract :
Temper tantrum adalah ledakan emosi yang kuat yang terjadi ketika anak belia merasa lepas kendali. Dari hasil studi pendahuluan didapatkan hasil bahwa 5 (50%) ibu memiliki anak yang sering menunjukkan tantrum dengan sedang sampai berat. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara pola asuh otoriter dengan anak temper tantrum pada usia 5-6 tahun.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Pada penelitian ini variabel independen pola asuh otoriter dan variabel dependen temper tantrum. Populasi 50 orang dengan sampel 45 orang dengan tekhnik Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dianalisa menggunakan uji spearman rank.
Hasil penelitian dari 45 orang didapatkan 19 orang tua (42,2%) dengan pola asuh otoriter sehingga anak mengalami temper tantrum rendah, sedangkan 19 orang tua (42,2%) dengan pola asuh non otorier sehingga anak mengalami temper tantrum rendah. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji spearman rank menunjukkan nilai ?=0,000=0,05, sehingga Ho di tolak dan H1 diterima, artinya ada hubungan antara pola asuh otoriter dengan anak temper tantrum pada usia 5-6 tahun di TK Sejahtera Kamal Bangkalan.
Untuk peneliti selanjutnya agar dapat memberikan informasi kepada orang tua agar mengasuh anak-anaknya agar tidak melakukan pola asuh otoriter dan diharapkan orang tua mampu memotivasi anak untuk menurunkan dan menghidari perilaku temper tantrum .
Kata kunci : Temper Tantrum, Pola Asuh Otoriter