Abstract :
Kepuasan pasien adalah suatu modal untuk mendapatkan pasien lebih banyak lagi dan mendapatkan pasien yang loyal (setia). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Ruang Irna A RSUD Syarifa Ambami Rato Ebu Bangkalan dengan menggunakan kuesioner kepuasan pasien terhadap 10 pasien, didapatkan 7 pasien merasa tidak puas terhadap caring Perawat dan Komunikasi Terapeutik yang dilakukan oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Caring Perawat Dan Komunikasi Terapeutik Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Irna A RSUD Syarifa Ambami Rato Ebu Bangkalan.
Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen yaitu caring perawat dan komunikasi terapeutik. Variabel dependen yaitu tingkat kepuasan pasien. Populasi sebanyak 368 pasien dan sampel 192. Pasien. menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian adalah kuisioner penelitian. Uji statistik menggunakan spearman rank dengan ?=0,05. Penelitian ini telah dilakukan uji kelaikan etik yang dilaksanakan oleh KEPK STIKes Ngudia Husada Madura,Nomer:0028/KEPK/STIKES-NHM/EC/II/2019
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah perawat menerapkan perilaku caring dengan kategori kurang sebanyak 95 (49,5%) dan setengah pasien merasa kurang puas dalam komunikasi terapeutik sebanyak 87 (45.3%). Hasil uji statistik dengan uji spearman rank p value 0,000 < ? 0,05 didapat Ho ditolak yang artinya Ada Pengaruh Caring Perawat dan Komunikasi Terapeutik Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Irna A RSUD Syarifa Ambami Rato Ebu Bangkalan.
Khususnya perawat harus selalu memberikan pelayanan yang optimal bagi pasien, Karena kesembuhan dan kepuasan pasien ditentukan dari pelayanan yang diberikan. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai refrensi untuk penelitian selanjutnya dengan meneliti faktor lain.
Kata Kunci : Caring Perawat, Komunikasi Terapeutik dan Tingkat Kepuasan Pasien