Abstract :
Perkembangan adalah bertambah nya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya.. Idealnya anak usia 3-6 tahun memiliki perkembangan yang sesuai. Namun, pada kenyataannya masih ditemukan anak usia 3-6 tahun memiliki perkembangan yang menyimpang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh bermain puzzle terhadap perkembangan anak prasekolah usia 3-6 tahun di PAUD Anna husada Bangkalan.
Metode penelitian ini menggunakan Pra Eksperimental dan rancangan yang digunakan one group pre test-post test. Variabel independen bermain puzzle dan variabel dependen perkembangan anak prasekolah usia 3-6 tahun. Tehnik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan populasi 35 anak dengan besar sampel yaitu 16 anak. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner Praskrining Perkembangan Anak (KPSP), analisis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Penelitian ini telah dilakukan uji Kelaikan Etik yang dilaksanakan oleh KEPK STIKes Ngudia Husada Madura.
Hasil analisa data menggunakan uji wilcoxon menunjukkan ada perbedaan nilai pretest dan postest terhadap status perkembangan anak sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa bermain puzzle yang didapatkan nilai signifikan 0,001 (p-value<0,05), yang berarti Ho ditolak H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna antara bermain puzzle terhadap perkembangan anak prasekolah sesuai.
Dari hasil penelitian ini saran yang dapat diberikan diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan dasar ajar dalam pemberian materi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan anak dan penerapkan permainan puzzle di PAUD Anna Husada Bangkalan
Kata Kunci : puzzle, Perkembangan anak