Abstract :
Mual muntah berlebih merupakan salah satu penyulit kehamilan, walaupun angka kejadiannya tidak cukup banyak namun dampak klinis dan sosial dapat menjadi suatu masalah besar bagi ibu dan janinnya serta akan menganggu aktivitas ibu sehari-hari. Masalah pada penelitian ini ditemukan masih banyak ibu hamil trimester 1 yang mengalami mual muntah berlebihan. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh hipermesis gravidarum derajat 1 sebelum dan sesudah pemberian aroma kulit jeruk lemon dan ekstrak jahe merah.
Penelitian ini menggunakan deskriptif. Variabel bebad dalam penelitian ini desain yang digunakan pretest-posttest one group design. Variabel independen yaitu memberikan aroma terapi kulit jeruk lemon dan ekstrak jahe merah dan variabel dependennya yaitu hipermesis gravidarum derajat 1. Populasi adalah ibu hamil trimester 1 yang mengalami mual muntah estimasi 10 ibu hamil sebagai sampel penelitian dengan teknik sampling simple random, instrumen menggunakan kuesioner analisa data. Penelitian ini telah diuji KEPK.
Didapatkan hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan aroma terapi kulit jeruk lemon dan ekstrak jahe merah mengalami mual muntah yaitu 10 repsonden, setelah diberikan aroma terapi kulit jeruk loman dan ekstra jahe merah yaitu 10 responden di Puskesmas Bringkoneng.
Diharapkan ibu hamil rutin menggunakan aroma terapi kulit jeruk lemon dan ekstrak jahe merah untuk mengurangi mual muntah pada saat hamil sehingga ibu hamil dapat beraktifitas dengan nyaman pada saat hamil.