Abstract :
Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menimbulkan masalah yang sangat kompleks. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada tanggal 25 Oktober 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Galis Kabupaten Bangkalan dengan mengunjungi rumah satu persatu dari pasien dengan menggunakan kuesioner Kualitas hidup pasien kusta terhadap 10 responden, didapatkan 7 responden dengan presentase penderita memiliki kualitas hidup kurang baik, 3 responden dengan prosentase didapatkan kualitas hidup baik dan 1 responden dengan prosentase didapatkan kualitas hidup Sangat baik. Tujian penelitian ini adalah Menganalisis hubungan interaksi sosial dengan kualitas hidup pasien kusta di Puskesmas Galis Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan
Penelitian ini menggunakan Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Variabel Independen yaitu interaksi sosial dan variabel dependennya adalah kualitas hidup pasien kusta. Populasi penelitian adalah seluruh pasien kusta 30 orang. Dengan sampel 23 responden menggunakan probablitysamplingdengantekhniksimple random sampling.Instrumen yang digunakankuesioner, denganmenggunakanujistatistikchi square. Penelitian ini sudah di uji etik oleh tim KEPK STIKes Ngudia Husada Madura.
Hasil penelitian menunjukkan pada interaksi sosial menunjukkan kurang (43,5%), pada kualitas hidup kurang (43,5%) Berdasarkan hasilujistatistikchi squaredidapatkan hasil p value(0,000)