DETAIL DOCUMENT
PENGARUH TEKNIK MENYUSUI DAN FREKUENSI MENYUSUI TERHADAP KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS HARI KE 3-7 (Study di BPM Fauziyah Umar,S.Tr.Keb dan BPM Frimi Handayani, Amd. Keb Sreseh Sampang)
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
Halimatus, Sakdiyah
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2020-08-07 02:31:03 
Abstract :
Bendungan asi adalah bendungan air susu karena penyempitan duktus latiferus atau kelenjar yang tidak dikosongkan dengan sempurna atau kerna kelainan putting susu. Berdasarkan hasil pendahuluan masih ditemukan kejadian bendungan ASI hari ke 3-7, 3 bulan trakhir (Juli-September) di peroleh 45%.Tujuan menganalisis pengaruh tekhnik menyusui dan frekuensi menyusui terhadap kejadi bendugan ASI hari ke 3-7di BPM Fauziyah Umar., S.Tr.Keb dan Frimi Handayani., Amd.Keb Sreseh Sampang. Metode yang digunakan adalah survey analitik, desain penelitian yang digunakan adalah accidental sampling. Variabel independen adalah tekhnik menyusui dan frekuensi menyusui, populasi adalah 41 ibu nifas dengan sampel sebagian ibu nifas dengan kejadian bendungan ASI dengan menggunakan tekhnik accidental sampling. Uji statistik menggunakan Chi-Square, instrument penelitian menggunakan rekam medis, penelitian ini telah dilakukan uji kelayakan etik yang dilaksanakan oleh KEPK STIKes Ngudia Husada Madura. Dari hasil penelitian hampir seluruhnya dilakukan tekhnik menyusui dengan baik sebanyak (46,3 %) dengan frekunsi yang baik sebagian besar 51,2%, berdasarkan kejadian bendungan asi yang mengalami bendungan sebagian besar 56,1% sebagian kecil yaitu (43,9. Hasil penelitian menunjukkan bendungan ASI sebanyak 23 (56,1%) didapatkan nilai (PValue= 0,000
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura