Abstract :
Abortus adalahberakhirnyasuatukehamilan (oleh akibat- akibattertentu) pada atausebelumkehamilantersebutberusia 22 mingguataubuahkehamilanbelummampuuntukhidup di luarkandungan, berdasarkanhasilpendahuluandiperoleh 54ibu hamil yang mengalami Abortus. TujuanpenelitiamenganalisishubunganUsia, Paritas dan Riwayat Abortus dengankejadian Abortus pada ibuhamil di ruang IRNA C RSUD SyarifahAmbamiRatoEbhuBangkalan.
Metode yang digunakanadalahsurvey analitik, desainpenelitian yang digunakanadalahcase control. VariabelindependenadalahUsia, Paritas dan Riwayat Abortus dan Variabeldependenadalah Abortus, populasiadalah 210 ibuhamildengansampel 54 respondendengantekhnikpurposive. Uji statistikmenggunakanChi-Squaredanlambda, instrument penelitianmenggunakanrekammedis, penelitianinitelahdilakukan uji kelayakanetik yang dilaksanakan oleh KEPK STIKesNgudiaHusada Madura.
Hasil penelitian menunjukkan Abortus berdasarkan Usia sebanyak 13 (68,4%)didapatkannilai(p-value = 0,003 = 0.05) maka Ho ditolak atau ada hubungan antara Usia ibu hamil dengan kejadian Abortus. Berdasarkan Paritas yaitugrandemultigravida sebanyak 13 (65,0%) di dapatkan (p-value = 0,034 = 0.05) maka Ho ditolak atau ada hubungan antara Paritas ibu hamil dengan kejadian Abortus. Berdasarkan Riwayat Abortussebanyak 15(53,6%) di dapatkan nilai (p-value = 0,001 = 0.05) maka H0 ditolak atau ada hubungan Riwayat Abortus dengan kejadian Abortusdi IRNA C RSUD Syarifah Ambami Rato Ebhu Bangkalan.
Berdasarkan hasil penelitian, upaya-upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan cara Masyarakat lebih aktif mencari informasi-informasi kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah yaitu mengikuti KB dengan 2 anak cukup. Memberikan informasi kepada Pelayanan Kesehatan adanya informasi usia, paritas dan riwayat abortus yang aman pada saat ibu melahirkan