DETAIL DOCUMENT
ANALISA KADAR ASAM URAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU YANG MENGKONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS LINI PERTAMA DI PUSKESMAS TANAH MERAH
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
Alfiantika, Putri Ayu
Subject
RZ Other systems of medicine 
Datestamp
2020-08-07 02:30:35 
Abstract :
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebakan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Terdapat 4 Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Kombinasi Obat Tetap (KDT) selama 2 bulan yaitu : Rifampisin (R), Isoniazid (H), Pirazinamid (Z) dan Etambutol (E). Pirazinamid dan Etambutol dilaporkan dapat menyebabkan tingginya kadar asam urat pada pasien Tuberkulosis Paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kadar asam urat pada pasien Tuberkulosis Paru yang mengkonsumsi OAT lini pertama di Puskesmas Tanah Merah. Metode yang digunakan yaitu deskriptif crossectional. Variabel dalam penlitian ini adalah kadar asam urat pada pasien Tuberkulosis Paru yang mengkonsumsi OAT lini pertama di Puskesmas Tanah Merah. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 15 responden dengan teknik penelitian yaitu total sampling. Hasil penelitian pada responden Tuberkulosis Paru dalam pengobatan intensif yang menggunakan kombinasi Pirazinamid dan Etambutol. Memperlihatkan 9 responden (60%) dengan kadar asam urat meingkat dan 6 responden (40%) normal. Dengan nilai rata-rata 6,97 mg/dl kadar asam urat terhadap pasien Tuberkulosis Paru yang mengkonsumsi Obat Anti Tuberklosis (OAT) lini pertama. Berdasarkan hasil penelitian ini pasien Tuberkulosis Paru yang mengkonsumsi OAT lini pertama dapat mempengaruhi terhadap tingginya kadar asam urat. Data ini juga dapat digunakan sebagai informasi untuk melaksanakan penelitian lebih lanjut dengan metode pemeriksaan yang berbeda 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura