Abstract :
Anemia kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 g/dl pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II. Hasil studi pendahuluan tingginya kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Pakong tahun 2019 20,4%. Tujuan penelitian menganalisi hubungan pola makan, kepatuhan konsumsi tablet Fe, dan status gizi denga kejadian anemia pada ibu hamil trimester III.
Metode penelitan bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen pola makan, kepatuhan konsumsi tablet Fe, dan status gizi sedangkan variabel dependen anemia pada ibu hamil trimester III. Jumlah populasinya 41 responden, jumlah sampelnya 35 responden. Pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simpel random sampling, instrumen yang digunakan yaitu pita pengukur LILA, kuesioner, dan hematology analyzer. Uji statistik menggunakanChi-Square nilai signifikan? 0,05.
Hasil uji statistiknilai ?valuesebesar 0,195>? (0,05) menunjukkan tidak ada hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil TM III dan nilai ?value 0,244 >? (0,05) menunjukkan tidak ada hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil TM IIII, sedangkan nilai ?valuesebesar 0,000 (0,05) menunjukkan adanya hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil TM IIII.
Hasil penelitian diharapkan ibu hamil lebih memperhatikan kualitas makannya, mengkonsumsi tablet Fe dengan cara yang benar diminum pada malam hari dan menggunakan air putih/jerukserta mengetahui kebutuhan gizi selama kehamilannya.