Abstract :
Posyandu merupakan salah satu upaya kesehatan yang bersumber daya
masyarakat, yang dilaksanakan oleh kader kesehatan. Rendahnya Kunjungan
balita ke Posyanduberakibat meningkatnya angka kematian balita di indonesia.
Hal ini dikarnakan balita tidak memperoleh pelayanan kesehatan dasar antara
lain imunisasi, penyuuhan gizi, dan skrining. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisisfaktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan balita ke posyandu.
Desain penelitian yang digunakan adalah Analitik kuantitatif dengan
pendekatan korelasional (Cross sectional). Variabel independen yaitu motivasi,
sikap, informasi, dan dukungan keluarga. Sedangkan variabel depeden
yaitukunjungan balita ke posyandu. Unit analisis adalah kunjungan balita ke
posyandu dan sumber informasi adalah ibu yang memiliki balita. populasi
sebanyak 52 balita, kemudian diambil 34 sampel dengan teknik simple random
sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner (motivasi, sikap,
informasi, dukungan keluarga) dan buku KMS. Uji statistik yang digunakan Chi
Square dengan nilai kemaknaan ? 0,05.
Hasil penelitan menunjukkan bahwa sebanyak 19 responden (56,0%)
tidak memiliki motivasi, 17 responden (50%) memiliki sikap negatif, 20
responden (58,8 %) tidak memdapatkan informasi, dan sebanyak 21 responden
(61,8 %) kurang mendapatkan dukungan keluarga. Hasil uji statistik Chi Square
pada variabel motivasi dan dukungan keluarga terhadap angka kunjungan balita
ke posyandu yaitu ? 0,001 < ? 0,05. Dan hasil uji statistik Chi Square pada
variabel sikap dan informasi terhadap angka kunjungan balita ke posyandu yaitu
? 0,000 < ? 0,05 Sehingga Ho ditolak dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh
antara faktor motivasi, sikap, informasi dan dukungan keluarga terhadap
kunjungan balita ke posyandu.
Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan orang tua khususnya ibu yang
memiliki balita untuk rutin berkunjung ke posyandu sehingga dapat memantau
tumbuh kembang balitanya.