DETAIL DOCUMENT
MEDIA ALTERNATIF DARI UBI JALAR (Ipomoea batatas l) SEBAGAI PENGGANTI PDA (Potato Dextrose Agar) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Aspergillus flavus
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
Luswana, Luswana
Subject
RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine 
Datestamp
2020-08-11 01:30:24 
Abstract :
Jamur Aspergillus flavus terdapat ditanah, sisa-sisa tumbuhan dan udara yang menyebabkan penyakit Aspergillosis, untuk diagnosis laboratorium harus dilakukan pembiakan jamur. Media yang biasa digunakan yaitu PDA dibuat pabrik dalam bentuk sediaan siap pakai, harganya mahal dan higroskopis. Melimpahnya sumber daya alam seperti ubi jalar (Ipomoa batatas l) dapat dijadikan sebagai media alternatif pertumbuhan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan jamur Aspergillus flavus pada media PDA dan media alternatif ubi jalar konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Populasi jamur dan sampel jamur Aspergillus flavus, jamur Aspergillus flavus, diinokulasi pada media PDA dan media alternatif ubi jalar yang dibuat menjadi 4 konsentrasi 25% , 50%, 75% dan 100% dengan metode tuang (Pour Plate Method). Data pengamatan menggunakan Observasi Laboratorium dengan menggunakan teknik analisa deskriptif Hasil dari penelitian ini yaitu Jamur Aspergillus flavus dapat tumbuh pada media alternatif ubi jalar, dengan pertumbuhan paling banyak pada konsentrasi 75% dengan ciri-ciri makroskopis yaitu berwarana hijau gelap kemerahan dengan koloni kecil bertumpuk dan tumbuh pada seluruh bagian petridish. Secara makroskopis jamur Aspergillus flavus yang tumbuh pada media alternatif ubi jalar lebih banyak tetapi misellium koloni jamur yang tumbuh belum seperti pada media PDA, bentuk koloni pada media PDA lebih terlihat jelas yaitu koloni bulat , berwarna hijau kekuningan dan tekstur seperti beludru. Media alternatif dari ubi jalar dapat menumbuhkan jamur Aspergillus flavus dan dapat digunakan sebagi media alternatif pengganti PDA. Dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan metode penanaman jamur, pengenceran konsentrasi dan jenis jamur yang berbeda. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura