Abstract :
Pre eklamsia merupakan terjadinya penimgkatan tekanan darah yang
disertai dengan proteinuria dalam kehamilan. Berdasarkan data yang diperoleh
di irna c rsud syarifah ambami rato ebhu bangkalan pada bulan agustusoktober
2019 terdapat 64 ibu hamil dengan pre eklamsia. Tujuan penelitian
yaitu menganalisis pengaruh pemberian terapi quranic terhadap penurunan
tekanan darah berdasarkan nilai ROT (Roll Over Test) pada ibu hamil pre
eklamsia.
Metode yang digunakan adalah Quasi experiment desain penelitian
menggunakan pretest-posttest with control group design. Variabel independen
peneliti adalah terapi quranic variabel dependennya adalah tekanan darah.
Populasi adalah 64 ibu ibu hamil yang mengalami pre eklamsia dengan sampel
13 responden menggunakan tehnik probability sampling, uji statistik
menggunakan uji wilcoxon dan manwhitney dengan ? (0,05). Instrument
penelitian menggunakan lembar observasi.
Berdasarkan data distribusi frekuensi hampir seluruhnya usia ibu 20-25
tahun sebanyak 10 (76,92%), distribusi frekuensi berdasarkan pendidikan
hampir setengahnya SD sebanyak 6 (46,2%), distribusi frekuensi hampir
seluruhnya pekerjaan responden 12 (92,3%), distribusi frekuensi sebagian
besar paritas sebanyak 9 (69,2%). Hasil penelitian menunjukkan setelah diberi
perlakuan didapatkan hasil uji wilcoxon ?-value 0,001 (? <0,05) dapat
disimpulkan ada pengaruh pemberian terapi quranic terhadap penurunan
tekanan darah berdasarkan nilai ROT (Roll Over Test) pada ibu hamil pre
eklamsia. Sedangkan hasil uji Paired T Test p-value 0,002 (? <0,05) dapat
disimpulkan ada pengaruh pemberian terapi farmakologi terhadap penurunan
tekanan darah berdasarkan nilai ROT (Roll Over Test) pada ibu hamil pre
eklamsia dan hasil uji mann whitney p-value 0,000 (? <0,05) sehingga dapat
disimpulkan ada perbedaan pemberian terapi quranic dengan pemberian terapi
farmakologi terhadap penurunan tekanan darah berdasarkan nilai ROT (Roll
Over Test) pada ibu hamil pre eklamsia.
Upaya yang dilakukan untuk menurunkan tekanan darahpada ibu hamil
pre eklamsia yaitu dengan pemberian terapi quranic.