Abstract :
Media adalah tempat pertumbuhan mikroba yang terdiri dari berbagai campuran bahan makanan (nutrient). Tetapi, tidak semua media dapat menumbuhkan mikoorganisme. PDA (Potato Dextrose Agar) termasuk media agar yang umum digunakan untuk mengkultur jamur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pertumbuhan jamur udara pada media PDA dan media alternative dari tepung beras dan tepung jagung dengan konsentrasi 50%, 75% dan 100%.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Ngudia Husada Madura pada bulan Desember 2019 ? April 2020. Populasi pada penelitian ini yaitu tepung beras dan tepung jagung yang dibuat menjadi beberapa konsentrasi yaitu 50%, 75% dan 100 % dengan penambahan agar sebagai pemadat dan sukrosa sebagai tambahan nutrisi. Sampel pada penelitian ini yaitu jamur udara dan media PDA sebagai gold standar yang di sterilkan pada autoclave dan diinkubasi selama 3 hari dengan teknik analisa data yaitu komparatif.
Hasil dari penelitian ini yaitu didapat hasil rata-rata pertumbuhan jamur pada media PDA yaitu 15 koloni, pada konsentrasi 50% tepung beras yaitu 19 koloni dan tepung jagung yaitu 19 koloni, pada konsentrasi 75% tepung beras yaitu 20 koloni dan tepung jagung yaitu 15 koloni, pada konsentrasi 100% tepung beras yaitu 28 koloni dan tepung jagung yaitu 20 koloni dan hal ini menunjukkan bahwa jumlah koloni jamur udara yang tumbuh melebihi dari jumlah koloni jamur udara pada media PDA.
Media agar tepung beras dan tepung jagung bisa dijadikan sebagai media alternative pengganti PDA dan diharapkan bagi peneliti selanjutnya bisa menggunakan variasi bahan lain yang mempunyai kandungan yang sama dengan PDA.