DETAIL DOCUMENT
PENGARUH LATIHAN MOTORIK ORAL TERHADAP TINGKAT AFASIA MOTORIK PADA PASIEN STROKE (Studi di RSU Anna Medika Madura)
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
AIDHA ISMI, APRIANA
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2020-09-01 04:07:12 
Abstract :
Pasien stroke memiliki gejala afasia motorik, afasia motorik adalah kesulitan berkata-kata tetapi dapat mengerti pembicaraan. Berdasarkan studi pendahuluan di RSU Anna Medika Madura di dapatkan dari 10 responden, 2 responden mengalami gangguan afasia motorik berat, 2 responden mengalami gangguan afasia motorik sedang dan 2 responden mengalami gangguan afasia motorik ringan dan 1 responden tidak mengalami gangguan afasia motorik. Data tersebut menunjukkan tingginya gangguan keseimbangan berdiri pasien stroke. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh latihan motorik oral terhadap tingkat afasia motorik pada pasien stroke di RSU Anna Medika Madura. Desain penelitian menggunakan Quasy-Eksperimental. Variabel menggunakan variabel indenpenden yaitu latihan motorik oral dan variabel dependen yaitu tingkat afasia motorik. Populasi sebanyak 56 pasien stroke dengan sampel 12 pasien kelompok perlakuan dan 12 pasien kelompok kontrol menggunakan metode simple random sampling, instrumen penelitian adalah lembar observasi. Penelitian ini telah dilakukan uji kelaikan Etik oleh KEPK STIKes Ngudia Husada Madura NO: 390/KEPK/STIKES-NHM/EC/I/2020 Hasil penelitian dengan uji paired T test yang didapatkan p value = 0,034 < ? = 0,05 menunjukkan bahwa Latihan Motorik Oral berpengaruh terhadap tingkat afasia motorik pada kelompok perlakuan. Sedangkan hasil penelitian dengan uji paried t-test menunjukkan bahwa latihan motorik oral tidak ada perbedaan terhadap tingkat afasia motorik pada kelompok control dengan p value = 0,004 < ? = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan motorik oral teerhadap tingkat afasia motorik pada pasien stroke Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta pengetahuan sebagai pendidikan kesehatan bagi keluarga dalam penanganan gangguan afasia motorik pada pasien stroke. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura