Abstract :
Kreatinin merupakan produk sampingan katabolisme otot dari kreatinin fosfat. Pemeriksaan sedimen urine merupakan pemeriksaan lanjutan yang penting untuk mengetahui adanya kelainan pada ginjal dan saluran kemih. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui gambaran kadar kreatinin dan Kristal Kalsium Oksalat pada masyarakat pengonsumsi air minum rebusan PDAM dan air minum isi ulang di Desa Bancaran.
Penelitian ini menggunakan metode Descriptif. Variabel penelitian ini yaitu kadar kreatinin dan Kristal Kalsium Oksalat pada pengkonsumsi air minum rebusan PDAM dan air isi ulang. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Masyarakat. Sampel yang digunakan16 responden yaitu 8 pengkonsumsi air minum rebusan PDAM dan 8 pengkonsumsi air isi ulang. Teknik sampling yang digunakan yaitu Simple Random Sampling. Pemeriksaan kadar kreatinin menggunakan alat fotometer dan sedimen urine menggunakan mikroskop.
Hasil penelitian ini dari pemeriksaan kreatinin pada masyarakat pengkonsumsi air minum rebusan PDAM didapatkan hasil rata ? rata yaitu 0.9mg/dL. Hasil dari pemeriksaan kreatinin pada masyarakat pengkonsumsi air minum isi ulang didapatkan hasil rata ? rata 0.5mg/dL. Hasil dari pemeriksaan Kristal Kalsium Oksalat pada masyarakat pengkonsumsi air minum rebusan PDAM didapatkan hasil abnormal berjumlah 3 responden (37,5%) yaitu terdapat Kristal Kalsium Oksalat. Hasil dari pemeriksaan Kristal Kalsium Oksalat pada masyarakat pengkonsumsi air minum isi ulang didapatkan hasil normal berjumlah 8 responden (100%). Hasil dari penelitian ini peneliti menyarankan untuk mengkonsumsi air minum yang sehat, jernih, tidak berbau, dan bebas dari bakteri.