Abstract :
AIDS merupakan kumpulan segala penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak dari berkembangnya virus (HIV) yang menyerang system imun manusia dan menginfeksi kadar CD4. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSUD Syamrabu Bangkalan pada 10 responden didapankan 7 mengalami penurunan CD4. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kadar CD4 pada orang dengan HIV/AIDS yang mendapatkan antiretroviral terapi dalam 6 bulan pertama.
Desain penelitian menggunakan Analitik Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Variabel dependen yaitu kadar CD4 sedangkan independen yaitu jenis kelamin, kepatuhan minum obat, depresi, usia, stadim HIV, IMT, TBC. Populasi dalam penelitian ini adalah orang dengan HIV sebanyak 42 responden, sedangkan jumlah sampelnya sebanyak 38 responden. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling. Pengumpulan data untuk setiap variabelnya menggunakan kuesioner, sedangkan uji statistiknya menggunakan uji Lambda. Penelitian ini telah dilakukan uji Kelaikan Etik oleh KEPK STIKes Ngudia Husada Madura NO :0060/KEPK/STIKES-NHM/EC/III/2019.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepatuhan minum obat, stadium HIV, IMT dan TBC dengan p value < 0,05, yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepatuhan minum obat, stadium HIV, IMT dan TBC terhadap kadar CD4, sedangkan variabel jenis kelamin, depresi dan usia dengan p value > 0,05, yang menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin, depresi dan usia terhadap kadar CD4.
Penelitian ini dapat dijadikan bahan pengetahuan mengenai faktor apa saja yang mempengaruhi kadar CD4 pada orang dengan HIV dan dasar acuan untuk mengembangkan penelitian selanjutnya seperti pengaruh penggunaan HAART terhadap kadar CD4.
Kata kunci : Kadar CD4, HIV/AIDS