DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
AMALIATUS, SHOLIHAH
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2020-09-11 02:54:28 
Abstract :
Gagal ginjal kronik adalah penurunan progresif fungsi ginjal dalam beberapa tahun. Berdasarkan Indonesia Renal Registry (IRR) menyatakan bahwa pada tahun 2014, didapatkan data jumlah pasien gagal ginjal kronik terminal sebanyak 13,758 juta orang dan data yang menjalani hemodialisis sebanyak 28,882 juta meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 24,524 juta di tahun 2013. Penyebab dari rendahnya kualitas hidup adalah depresi. Pada pasien gagal ginjal kronik terjadi penurunan kondisi fisik seperti berat badan, kemampuan mortalitas dan mobilitasnya. Pasien gagal ginjal kronik harus menjalani hemodialisis dengan penjadwalan teratur dari satu sampai tiga kali dalam seminggu hal ini dapat mempengaruhi kondisi fisik, psikologis dan hubungan sosial. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui hubungan depresi dan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Metode: Metode pencarian menggunakan database Google Schoolar dan Pubmed dengan batasan waktu 5 tahun terakhir, akses artikel secara full text. Pencarian artikel atau jurnal bedasarkan keyword, dilakukan dengan menggunakan boolean operator (AND, OR, NOT, or AND NOT) yang digunakan untuk memperluas atau menspesifikasikan pencarian, sehingga mempermudah dalam penentuan artikel atau jurnal yang digunakan. Hasil: Berdasarkan literature yang di review menunjukkan bahwa Depresi dapat menurunkan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisis dalam aspek fisik, psikologis, dan hubungan sosial. Diskusi: Dari 10 jurnal yang ditelaah ditetapkan bahwa depresi dapat mempengruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura