DETAIL DOCUMENT
PENGARUH TERAPI EMOSIONAL STORYTELLING DENGAN METODE FLANNEL GRAF TERHADAP KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING PADA ANAK RETARDASI MENTAL
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
Bella Listiya, Eka Putri
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2020-09-14 07:33:28 
Abstract :
Retardasi mental suatu keadaan dengan intelegensi yang kurang (subnormal) sejak masa perkembangan. Terdapat perkembangan mental yang kurang secara keseluruhan, tetapi gejala utama ialah intelegensi yang terbelakang. Anak retardasi mental cenderung mengalami masalah kemandirian activity daily living. Tujuan penelitian ini menganalisa pengaruh terapi emosional storytelling dengan metode flannel graf terhadap kemandirian activity daily living pada anak retardasi mental di SLB Keleyan Bangkalan dan SLB Kamal Bangkalan. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperiment Desain dengan pendekatan pretest post-test Group Design. Jumlah sampel yang diambil yaitu 11 anak retardasi mental di SLB se Kabupaten Bangkalan dengan ketidakmampuan melakukan activity daily living. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik Purposive sampling, instrument ini mengunakan observasi dan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Paired T Test dan Mann whitney. Hasil penelitian setelah diberikan intervensi pada kelompok perlakuan dan kontrol didapatkan hasil uji Paired T Test p-value 0,009 (p <0,05). Dan hasil uji Mann Whitney p-value 0,018 (p <0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pada kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol sesudah diberikan intervensi terhadap peningkatan activity daily living anak retardasi mental di SLB se Kabupaten Bangkalan Diharapkan hasil penelitian dapat menjadi informasi untuk perkembangan ilmu kesehatan khususnya keperawatan jiwa dalam meningkatkan ketidak mampuan melakukan activity daily living pada anak retardasi mental. Serta dilakukannya terapi emosional storytelling dengan metode flannel graf sebagai aplikasi untuk meningkatkan activity daily living pada anak retardasi mental. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura