Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
Author
NINDY YULIANA, PUTRI SALMI
Subject
RT Nursing
Datestamp
2020-10-08 01:36:00
Abstract :
Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sangat penting diberikan kepada
bayi dari umur 0-6 bulan, untuk menunjang keberhasilan ASI eksklusif para
ibu hendaknya memiliki pengetahuan mengenai manajemen laktasi.
Manajemen laktasi merupakan upaya yang dilakukan untuk membantu ibu
mencapai keberhasilan ASI eksklusif keberhasilan ASI eksklusif terdiri dari
tiga indikator inisiasi menyusui dini, memberikan hanya ASI selama 6 bulan
dan berat badan bayi yang selalu bertambah setiap bulannya. Penlitian ini
bertujuan untuk mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang
manajemen laktasi dengan pemberian ASI eksklusif. Data cakupan ASI
eksklusif di negara ASEAN, seperti Filipina 34%, di Vietnam 27% dan di
Myanmar 24% hanya 27,5% ibu di Indonesiayang berhasil memberi ASI
eksklusif, dari hasil tersebut membuat Indonesia berada di peringkat 49 dari
51 negara yang mendukung pemberian ASI eksklusif. Tujuan: Untuk
mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan
pemberian ASI eksklusif. Metode: Metode yang digunakan dalam literature
review ini diawali dengan pemilihan topik, kemudian menuliskan kata kunci.
Tingkat pengetahuan ibu dan manajemen laktasi. Sedangkan untuk jurnal
bahasa inggris menggunakan kata kunci mother?s level of knowledge,
lactation management. Metode yang digunakan dalam penelitian ini sebagian
besar cross sectional. Jurnal yang digunakan dalam literature review
didapatkan melalui database Google Scholar yang diambil maksimal 5 tahun
dengan jenis non - eksperimental dalam bentuk PDF. Hasil: didapatkan 10
jurnal dengan hasil terdapat ada hubungan Pengetahuan ibu tentang
manajemen laktasi dengan peningkatan pemberian asi eksklusif Pengetahuan
ibu tentang ASI eksklusif dapat mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI
eksklusif, hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan
pemberian ASI-eksklusif yaitu p = 0,033. Saran: hasil penelitian ini
diharapkan dapat memotivasi peneliti lain untuk mengembangkan penelitian
tentang management laktasi pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif