Abstract :
Oral trush adalah kandidiasis selaput lender mulut,biasanya pada mukosa dan
lidah,kadang- kadang palatum gusi,dan lantai mulut. Disebabkan oleh jamur
candida albicans, hyginie yang meliputi yang meliputi,makanan atau minuman
panas traumatic dan zat kimia.Diketahui yang mengalami oral trush sebanyak 15
orang dengan presentase 50% dari jumlah balita sakit.Tujuan penelitan ini untuk
mengetahui efektivitas asuhan kebidanan dalam penatalaksanaan hyginie oral
trush pada balita.
Metode yang digunakan dalam penelitian KTI adalah deskriptif, penelitian
studi kasus 7 langkah varney dengan peneliti ini dilakukan di BPM Mustainnah
pada tanggal 15 - 19 Mei 2020 dengan subjek 2 partisipan dengan masalah
kebidanan yang sama yaitu oral trush pada balita metode pengumpulan data
dengan menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data
menggunakan triangulasi yaitu keluarga pasien, dan tenaga kesehatan. Analisa
data menggunakan konten analitik.
Hasil penelitian ini didapatkan keluhan utama kedua partisipan sama yaitu
balita yang mengalami oral trush. Kedua partisipan oral trush pada usia 1-2 tahun,
partisipan satu berusia 1 tahun,sedangkan partispan dua berusia 2 tahun, masalah
potensial kedua partispan adalah diare,infeksi khusus dan dehidrasi.
Penatalaksanaan yang dilakukan sama menganjurkan untuk menjaga personal
hyginie, pada peralatan yang dilakukan oleh balita, membersihkan mulut balita
dengan ujung jari yang terbungkus kain bersih dan telah dicelupkan ke larutan air
matang hangat bergaram dan mengoleskan gentian violet pada daerah mulut yang
terkena oral trush menggunakan kapas lidi. Di dapatkan hasil proses
penyembuhan lebih cepat pada partisipan 2 dikarenakan ibu lebih rutin
membersihkan mulut balita sedangkan partisipan 1 ibu terkadang lupa atau kurang
rutin dalam membersihkan mulut balita.
Berdasarkan hasil diatas diharapkan bidan sering mengadakan penyuluhan
tentang pentingnya personal hyginie dan cara menyajikan susu formula yang benar