Abstract :
Siklus menstruasi merupakan waktu sejak hari pertama menstruasi
sampai datangnya menstruasi periode berikutnya, sedangkan panjang siklus menstruasi adalah jarak anatara tanggal mulainya menstruasi yang lalu dan mulainya menstruasi berikutnya. Berdasarkan hasil pendahuluan didapatkan hasil dari 10 siswi 50% dengan siklus menstruasi teratur tiap bulannya,
sedangkan siswi 30% siklus haid lebih panjang dari normal oligomenorea, siswi 20% mengalami siklus mentruasi yang lambat. Tujuan penelitian ini
menganalisis hubungan indeks masa tubuh dengan siklus menstruasi pada siswi di SMAN 01 Arosbaya.
Desain penelitian menggunakananalitik dengan pendekatan cross
sectional. Variable independen indeks masa tubuh. Variabel dependen siklus menstruasi. Populasi Sebanyak 85 responden. Sampel sebanyak 68 responden, menggunakan stratified random sampling instrumen penelitian menggunakan observasi. Uji statistik menggunakan Rank Spearman ?= 0,05. Penelitian ini sudah diuji etik oleh tim KEPK STIkes Ngudia Husada Madura.
Hasil penelitian menunjukkan indeks masa tubuh sebagian besar
kategori normal 36 (52,94%). Siklus menstruasi sebagian besar kategori normal 36 (52%). Hubungan indeks masa tubuh dengan siklus menstruasi didapatakan Hasil nilai P = 0,026 = 0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya Ada Hubungan antara Indeks Masa Tubuh dengan Siklus Menstruasi. Nilai Correlation Coeffitient sebesar 0,270 yang berarti hubungan keeratan lemah.
Tempat penelitian diharapkan dapat menjadi acuan serta dapat dijadikan
motivasi menjaga berat badan berada di normal agar siklus menstruasi teratur. Peneliti dapat menambah pengetahuan dan pengalaman serta wawasan dalam melakukan penelitian selanjutnya.